11.19.09

OMG, OMD!!!!!

Posted in Sekadar Cerita at 2:51 pm by Hanifah Rachman

Suatu malam di dalam sebuah mobil, menuju BSM…

Pelaku : Eh, eh… kalian tau distro DOG INC. gak?
Penyimak 1 : (diam)
Penyimak 2 : (diam juga)
Pelaku : Distro DOG INC.,,, pada tau gak??
Penyimak 1 : ga tau
Penyimak 2 : ga tau juga
Pelaku : (baru menyadari kesalahan fatal memalukan yg baru ia buat)
Pelaku : (melotot sambil menepuk dahi sendiri) astagaaaa… maksud gw distro GOD INC.,,,, bukan DOG INC,…. hwahahahahahahahha
Penyimak 1 : HWAKAKAKAKAKKAKAKAKAKAKAKAKAKKA (sambil menutup mulutnya)
Penyimak 2 : HWAHAHAHAHHAAHAHHAHAHAHAHAAAAAA (sambil tetep nyetir)

Semenit kemudian…..

Pelaku :
heh, pada udah ketawanya!!! siallll….
Penyimak 2 : DOG INC., DOG INC….. hwahahahahahahahhah
Penyimak 1 : oh my GOD!!! oh my DOG!!!! hwahahahahahahahahah
Pelaku : (pengen nimpuk kepala kedua penyimak itu)

11.18.09

The inspiring “Shawshank Redemption”

Posted in Movies & Books tagged at 2:18 am by Hanifah Rachman

Siapa yg nyangka, film keluaran thn 1994 ini, yg berjudul Shawshank Redemption, sampe hari ini masih menempati posisi nomor 1 di IMDb charts (Top 250) ? Yah, gw jg ga nyangka, padahal ini adalah jenis film drama dan tidak seperti film-film saat ini yang menggunakan sound effect dan animasi. Di IMDb, film ini diberi rating 9.1/10 (wew!). Dan setelah penasaran dgn filmnya, akhirnya kesampaian juga gw nonton, berkat pinjaman DVD dari salah satu anggota lansia, yaitu nenek Lionk (hehehe). Ceritanya ttg seorang banker bernama Andy Dufresne yang dituduh telah membunuh istri dan kekasih istrinya (a.k.a selingkuhannya) di tempat kediaman kekasih istrinya tersebut, padahal Andy mengaku tidak bersalah. Akhirnya penjara memutuskan ia dihukum di penjara selama dua kali hukuman seumur hidup (ga tau artinya berapa lama), satu karena telah membunuh istrinya dan satu lagi karena telah membunuh kekasih istrinya itu. Penjara yg ia tempati bernama Shawshank.

Selama 19 tahun ia bertahan, sampai pada akhirnya kebenaran terungkap. Tapi sayang, kebenaran tidak menjamin kebebasan. Di titik itulah, kesabarannya bisa dibilang sudah mencapai batasnya. Ia diam-diam melakukan pelarian diri yang tidak dinyana sudah ia rencanakan semenjak kedatangannya ke penjara itu. Itulah buah dari harapan yang ia telah pupuk selama ia di penjara.

Kelebihan dari film ini adalah nilai dan pesan yang terdapat di dalamnya. Sang tokoh utama, Andy, percaya bahwa harapan itu ada, jadi ia tidak pernah berhenti berharap. Aktingnya keren, luar biasa menurut gw. Ada juga nilai persahabatan, di mana dalam film ini, Andy bersahabat dgn seorang napi yg ketika ia menjadi napi baru telah menjalani masa hukumannya selama 20 thn, yg bernama Red. Sinopsis lebih lengkapnya dapat dibaca di link ini.

Yang jelas, film ini berbeda karena sangat inspiring buat siapa saja yang menonton. Tagline film ini menarik, yaitu : “Fear can hold you prisoner. Hope can set you free“. This is a must-see film!

11.17.09

Kontroversi Film 2012

Posted in Movies & Books tagged at 4:19 pm by Hanifah Rachman

2012

Baru aja gw baca info dari plurk dan twitter bahwa MUI mulai melarang masyarakat utk menonton film 2012 ini, bahkan sampe membawa2 soal izin peredaran film ini. Untung gw udah nonton sebelum film ini dilarang beredar. Hmm,, gw sebagai orang yg sudah menonton film ini tampaknya paham knp MUI sampe melarang. Karena pasti menurut mereka, film ini akan tampak seperti pembodohan masyarakat. Ending ceritanya ga sesuai dgn apa yg kita yakini dan pelajari selama ini dari kitab suci (yg gw tau AlQur’an ya, ga tau deh kalo Injil atau kitab2 lain mengajari soal kiamat bagaimana).

Kalo ada sutradara film ini di hadapan gw, gw pengen nanya ama dia, sebenernya apa tujuan dibikinnya film ini? Untuk membuat manusia segera tobat kah? Untuk manusia lebih memperhatikan kondisi bumi kita kah? Atau untuk menunjukkan masyarakat bahwa teknologi sudah sedemikian canggihnya sampe bisa mengetahui kapan dan bagaimana persis kiamat terjadi? Ketika gw nonton film ini sih, yg lebih keliatan adalah tujuan yg ketiga. Di film ini, teknologi bisa mengestimasi dgn tepat kapan kiamat terjadi hingga hitungan detik2nya segala, bisa menciptakan kapal sedemikian rupa yg tujuannya utk melindungi manusia dari benturan maha dahsyat di hari kiamat. Tuhan menciptakan manusia, sementara manusia menciptakan teknologi. Tapi di film ini teknologi kesannya bisa ‘mengalahkan’ Tuhan. Kenapa gw pake istilah ‘mengalahkan’? Karena tujuan hari kiamat kan adalah utk membinasakan bumi beserta isi2nya, termasuk manusia, dan juga tidak ada hari baru setelah hari kiamat (namanya juga kiamat itu disebut juga sbg hari akhir). Tidak ada satupun manusia yg bisa selamat di hari kiamat. Tapi di film ini, gak begitu ceritanya, berkat teknologi.

Nonton film ini memang bener2 harus pintarnya kita juga. Jangan 100% percaya soal 2012. Seperti yg udah gw pernah bahas di postingan sebelumnya mengenai kiamat 2012, sepintar-pintarnya manusia berhitung, gak akan ada yg tau persis kapan kiamat itu akan terjadi. Dan lucunya, kenapa tanggal kiamat bisa cantik seperti itu? Kalau memang akan terjadi sesuatu di thn 2012 itu, belum tentu berakhir kiamat kan? Kembali lagi, wallahu’alam, hanya Allah yg tahu. Kita, manusia hanya bisa berdoa dan berusaha.

Ya jadi, kita sebagai umat Islam yg beragama, yg tahu mana yg benar dan mana yg salah, ambil aja hikmahnya dari film seperti ini :

Kondisi bumi sudah sedemikian mengkhawatirkan, sebagian besar disebabkan oleh human error, kesalahan dan keserakahan manusia sendiri. Film ini mengingatkan bahwa bencana bisa terjadi dalam bentuk apapun dan kapanpun (sekali lagi, hanya Allah yg tahu). Jadi, kita sebagai manusia harusnya cepet2 segera tobat! Bukan cuma tobat jadi banyak beribadah, tapi juga tobat jgn rusak bumi ini lagi! Bantu bumi jadi makin awet dong.

Hmm,, mungkin supaya MUI gak ribut, sekalian aja pake peringatan terlebih dahulu di awal film ini, bahwa ini hanya cerita fiksi belaka, ending film ini tidak mungkin sesuai dgn kenyataannya nanti, dan ini mungkin hanya sepersekian dahsyatnya dari kiamat yg sebenarnya. Buat gw, film ini hanya sekedar hiburan karena gw penikmat film dgn sound effect keren, dan menurut gw efek n animasi yg digunakan utk film ini keren!

After Jogging…

Posted in Sekadar Cerita tagged at 8:57 am by Hanifah Rachman

Segeeeeeerrrr… Yeah, that’s what I’m feeling right now. Rahasianya bisa seger pagi2 gini adalah…. yup, that’s right, lari pagi cuy! Udah dua minggu lebih gw ga lari pagi. Dulu, gw hobi lari pagi walaupun sendirian. Di masa2 emasnya gw saat itu, gw jogging seminggu rutin 2 kali. Tapi, sekarang susah bgt mata bisa melek jam 6 pagi, karena gw biasanya skrg tidur di atas jam 12 malem selalu. Nah, walaupun begitu, biasanya gw rela susah2 bangun pagi asal ada temen joggingnya. Tapi, kan, sekarang kebanyakan anak2 yg udah lulus dr oktober kmrn udah pada cabut dr bandung. Jadi akhir2 ini gw lari ditemani para anggota lansia (read : jabol n mikko), walaupun cuma bisa hari kamis pagi or pernah sekali minggu pagi (yg gak gw suka krn klo jogging d sabuga hr minggu pagi udah kayak cendol, rame pisan, dan yg seneng cuma para dua cowok lansia itu yg bisa ngeceng!). Tapi itupun ga rutin seminggu sekali.

Untungnya, semalem ada yg berbaik hati, Shany, menawarkan lari pagi bareng. Jadilah, lari pagi hari ini! Ga disangka, walaupun udah lama ga lari pagi, gw sanggup juga lari pagi selama 30 menit tanpa berhenti. Ini didukung juga oleh faktor cuaca. Krn bandung sekarang lg sering2nya adem ayem, jadi jam 7 matahari pagi belum terasa. Waahhh cuacanya oke bgt deh td. Udaranya ga dingin n jg gak panas.

Udah 30 menit, gw dan Shany istirahat dan melakukan obrolan yg cukup berbobot (hehe). Kami ngomongin soal pola makan sehat dan cara2 sit up atau angkat beban yg bisa membantu terbentuknya otot2 tubuh kita (terutama perut!!!!). Gw jadi sadar, bahwa gw udah lama ga memperhatikan pola makan gw. Yah, masih terkontrol sih, tapi gak sekontrol gw dulu. Dulu gw bener2 ngitung bahwa sehari hrs minum minimal 2 liter air. Sekarang udah masa bodoh. Dulu minimal seminggu 2 kali minum susu non-fat, sekarang udah jaraaaaang bgt minum susu. Dulu gw rajin 1-2 kali jogging dan 1 kali aerobik dalam seminggu. Sekarang udah ga pernah aerobik. Hahahaha..

Jadiii,, setelah obrolan kami pagi itu, gw dan Shany bertekad, utk kembali menggalakkan olahraga rutin plus sit up sendiri rutin sendirian di kamar, pola makan sehat teratur, dan minum air putih minimal 2 liter sehari! Yak, mari kita galakkan kembali!

11.14.09

Berlayar Bersama “PERAHU KERTAS”

Posted in Movies & Books tagged , at 2:38 am by Hanifah Rachman

perahu kertasEntah sudah berapa lama gw tidak membaca novel. Lebih dari 6 bulan yg lalu rasanya (thanx to TA). Padahal itu merupakan kegiatan favorit gw di setiap waktu luang. Terima kasih pada Karinidya yg karena sudah lulus dan menganggur (gw doakan lo dapet kerja di perusahaan oke dalam waktu dekat!! :) ), membeli novel PERAHU KERTAS ini dan meminjamkanya ke gw. Kata Karin, “bacaannya ringan, cong, seringan perahu kertas“. Well, that’s what I need right now. Bacaan yg tidak berat2 amat. Nah,, berhubung gw pengguna otak kanan yg lebih suka menulis dalam bentuk point2 (hmm.. mang berhubungan yak, antara otak kanan dan menulis dalam bentuk poin2??? entah,,, hehehe), gw list aj ya,, apa-apa aja yg menurut gw nilai2 plus yg ada di novel Dewi Lestari yang satu ini.

1. Gaya bahasa
Gw adalah tipe orang yg menilai novel pertama kali dari gaya bahasanya. Kalo gaya bahasanya gak cocok, gw bisa bosan bacanya. Tapi kalo cocok, tidak terlalu formal dan berat, pasti akan nyantol dgn hati saya. Sejak halaman pertama, gw udah suka dgn gaya bahasa di novel ini. Ringan tapi berbobot. Puitis tapi tidak membosankan. Bijaksana tapi tidak terkesan berat. Begitulah menurut gw. I love it!

2. Alur cerita
Alur cerita nya jelas. Membuat kita turut mengalir. Membuat kita enak membacanya. Ga pake pusing dan ribet. Sederhana. Gak ada satupun plot yang membosankan. Satu subbab gak dibikin terlalu panjang. Gw membaca ini hanya dalam hitungan kurang dari 48 jam (dipotong waktu tidur, mandi, makan dan pergi ke kampus bentar *info yg kurang penting sebenarnya, hahaha). Intinya, alurnya pas, gak kerasa aja, tiba2 udah baca sekian ratus halaman.

3. Karakter tokoh yang unik dan kuat
Dua tokoh utama yg diceritakan di novel ini adalah Kugy dan Keenan. Dari namanya saja sudah terlihat keunikannya. Kugy dikarakterkan punya kepribadian aneh tp ekstrovert, cuek dan berantakan tp pada dasarnya cantik, selalu ceria, penuh khayalan, pintar menulis dan ingin jadi juru dongeng. Sementara Keenan dikarakterkan sebagai orang yg penyendiri, pintar melukis, tampan, spontan, pintar, dan artistik. Kugy bisa menulis tapi tidak bisa menggambar. Sebaliknya, Keenan bisa menggambar namun bisa menulis.

Dee bercerita bahwa dalam novel ini, sejak awal, dy berusaha utk membuat kedua tokoh utama (Kugy dan Keenan) yang berdiri di dua buah kutub yang berlawanan bisa bertemu di tengah segala kemustahilan. Dan itulah yg dia lakukan. Kedua tokoh ini memang diceritakan saling melengkapi. Mereka punya dua impian yg berbeda yang uniknya dapat diwujudkan menjadi satu karya bersama.

4. Cinta, persahabatan, dan impian
Jika disuruh menceritakan inti dari novel Perahu Kertas ini, gw akan menuliskan : cinta, persahabatan, dan impian. Ya, inti utamanya memang klasik. Cinta. Cinta ditambah persahabatan membuat kisah makin rumit dan berbumbu. Tapi, bukan cuma itu yg diceritakan oleh Dee di buku ini. Ada impian. Proses bagaimana seseorang berjuang dan konsisten dalam meraih impiannya. Alasan mengapa kita kadang melalaikan impian kita karena tidak realistis jika kita mewujudkan impian itu di dunia nyata. Salah satu dari sekian banyak kutipan percakapan dalam novel yg saya sangat sukai yaitu : “berputar menjadi sesuatu yang bukan kita demi menjadi diri kita lagi”. Setelah membaca buku ini, orang gak cuma dapat hiburan, tapi juga bisa dapat sesuatu, just like a lesson.

5. Cover
Memang, “don’t judge the book by its cover“. Tapi menurut gw yg lebih tepat peribahasa itu harusnya berbunyi “don’t judge the book by ONLY its cover“. Menurut prinsip gw yg gw anut selama gw kuliah di TI, packaging is very important. Kemasan itu penting! Kalo kemasan gak menarik, mana ada konsumen yang tertarik utk mencoba. Nah, sebelum gw baca dan direkomendasikan oleh teman utk membaca novel ini, ketika gw pertama kali melihat buku ini dipajang di toko buku ketika perdana diterbitkan, gw menyukai covernya. Lucu. Hehe. Terus melihat nama penulisnya yg tidak asing lagi, makin membuat gw tertarik utk ingin membacanya suatu saat nanti (satu hal yg mencegah gw utk membelinya saat itu juga adalah.. eng ing eng.. TA!).

6. Emosi
Jujur, ketika membaca novel ini, emosi gw jg ikut main. Gaya bahasa Dee sangat mendukung emosi gw bermain. Kadang tertawa, kadang juga berkaca-kaca. Sedikit novel yg bisa bikin gw ikutan membawa emosi di dalamnya. This novel is one of them.

Yah,, itu semua yg gw suka dari novel Perahu Kertas ini. Begitu tau bahwa sebenernya buku ini sudah diterbitkan dari tahun lalum namun dalam format digital. Langsunglah gw search PDF-nya. Dan nemu! Heheh, langsung deh gw donlod. Free lagi, hehehe. Bagi yg belum menikmati novel ini, atau masih ragu-ragu, bacalah! Gak bikin kecewa deh. Menghibur dan memberi kita pelajaran juga.

Oiya, sejak masih dalam tahap membaca novel ini, gw udah hampir yakin bahwa novel ini pantas dijadikan sebuah film. Dan feeling gw mengatakan bahwa buku ini pasti akan di-film-kan. Tampaknya dugaan gw menuju ke kebenaran. Tadi gw googling utk mencari gambar dari cover novel ini, dan ternyata di situs Kompas terdapat bahasan mengenai penjelmaan novel Perahu Kertas menjadi sebuah film. Bener kan feeling saya? Hehe. Entah apakah akan sebagus novelnya filmnya nanti. We will see…..

11.12.09

Jenis-jenis Ketawa

Posted in Sekadar Cerita at 7:23 pm by Hanifah Rachman

Sekarang udah jamannya serba teknologi dan dunia maya. Mulai dari HP. Orang jadi demen SMS-an. Trus, YM pun mulai tenar. Orang pada chat-chat-an. Lalu muncul FS dan kini yg lagi booming2nya FB. Orang nulis di wall, nulis komen2 post dan status. Ga berenti sampe situ, orang juga jadi seneng nge-blog. Dan sekarang ada media lain buat kita menyampah yaitu di Plurk dan Twitter.

Intinya, jari-jari kita jadi semakin lincah aja makin kesini ya? Semua pembicaraan dan obrolan yg tadinya lewat mulut ke mulut sekarang bisa hanya dengan menggunakan jari. Apalagi sekarang yg serba mobile. Gak cuma obrolan, orang ketawa pun juga harus tampak dong dalam bentuk tulisan. Nahhh… nyadar gak sih? Sekarang suara tawa bukan cuma “hahahaha” atau “hehehehe” aja? Mari kita lihat, biasanya klo orang ketawa dan mengkomunikasikannya lewat tulisan di dunia maya itu seperti gimana aja sih…..

1. Hahahahaha atau Hwahahahaha atau Nyahahahahahah
Ini udah sangat biasa dan umum. Orang udah ngerti ini, bahwa orang yg menulis ini artinya sedang tertawa karena sesuatu yg lucu. Kalo yg “nyahahahahaha” itu kayanya ketawanya orang bersuara melengking ya??

2. Hehehehehe atau Hweheheheh
Kalo ada orang yg nulis ini, jelas maksudnya adalah orang itu sedang tertawa sambil nyengir, atau untuk membuat sebuah percakapan menjadi terlihat tidak serius.

3. Hihihihihihi
Ketawa ini jelas seperti ketawa setan. Maka dari itu, klo ada yg menulis “hihihihi”, artinya dy sedang menertawakan ide jahil atau orang tersebut memang sedang berusaha bertransformasi menjadi hantu2 di dunia ‘maya’.

4. Hohohohoho
Kalo di film or buku cerita, yg tertawa seperti ini adalah Santa Claus. Jadi klo orang nulis “hohohoho” artinya apa? Hmmm.. kayaknya artinya orang yg menulis “hohohoho” itu sedang tertawa karena baru saja mengetahui sesuatu. Biasanya kan klo kita baru mengetahu sesuatu, kita menulis “hooo…”. Nah, bila dilanjutkan menjadi ketawa, jadinya “hohohoho”. Iya kali ya??

Nahhh… empat jenis ketawa yg di atas itu udah biasa dan wajar kan?? Coba liat jenis2 tulisan tertawa di bawah ini.

5. Akakakakakakak atau Wakakakakakaka
Nah… pertama kali gw melihat tulisan ketawa jenis ini adalah dari partner KP gw. Menurut gw, orang yg nulis gaya ketawanya seperti ini artinya orang itu tertawanya bener2 ngakak. Sengakak lebih tinggi daripada “hahahahaha”. Entah.

6. Wkwkwkwkwkwkwk
Nah ini tertawa model baru. Gw heran awal2nya melihat tulisan ini. Ini tertawa apaan yak? Gimana membunyikan tawa jenis ini coba? Heran, dari mana sih asalnya ini??? Apa ini ketawanya bebek?? Wekwekwekwek???????

7. Kekekekekek
Perasan gw pernah liat ada org yg menulis ini di YM. Mungkin karena ada “hahahahah” dan “kakakakak”,, maka “hehehehe” juga punya teman yaitu “kekekekekek”. Mungkin orang yg ketawa seperti ini adalah orang yg ketawa saking gelinya hingga leher nyaris kecekek???????

8. Xixixixixixixi
Sumpah, gw ga ngerti ketawa ini. Ini ketawa sambil apa sih? Sambil mendengus kah? Kalo diucapin secara biasa,, berasa orang lg ngomong bahasa Mandarin….

9. Hwhwhwhwhwhwhwhw
Nah ini aneh lagi. Ini ketawa jenis apa lagi? Gimana membunyikannya? Ketika gw mencoba membunyikannya, menyuarakan huruf H dan W dalam sekali tarikan napas ketawa, kok bunyinya jadi seperti “huehuehuehuehue”?? Asal kata “hue”? Atau “huek”? Mo muntah dong itu? Jadi ini ketawa sampe mo muntah?????

Hahahah,,, ga ada yg salah sih. Terserah, ini kan negara bebas. Orang mo nulis ketawa mereka dgn cara apapun yg mereka suka. Apalagi tertawa itu menyehatkan… Iya toh??? Heheheheh

Terserah

Posted in Sekadar Cerita at 3:26 pm by Hanifah Rachman

Di suatu perjalanan dari Kebon Jeruk menuju Serang (bisa bayangin kira2 lama perjalanannya?) di malam hari yang gerah…
Tepatnya, di dalam sebuah bis non-AC yg sudah menyerupai kaleng kerupuk jika dilihat dari luar….
Kami berempatlah kerupuk2 yg digantungnya. Kerupuk yg mulai melempem karena terkena angin sejuk dari luar jendela. Sementara kerupuk2 lain yg mengaku bergender lelaki (mang kerupuk punya gender??), enak2an duduk sambil memejamkan mata (kerupuk juga punya mata?).

Percakapan heboh pun terjadi (kerupuk bisa ngomong sekarang)…

Gw : Eh Cep, klo gw mo bikin tempat makan, ntar gw kasih nama tempatnya “TERSERAH“…

Cepita : kenapa?

Gw : soalnya tiap kali ngajak orang makan pasti nanya “mo makan dimana?”, trus semuanya pasti pada jawab “terserah”… ya sekalian aja gw bikin tempat makan namanya “TERSERAH”, biar orang2 ya pada langsung makan ke situ… hwahahahahah

Cepita : hahahaha,, dodol!! eh, sama kita…

Gw : sama apa?

Cepita : gw jg kepikiran, klo punya butik, mo gw kasih nama “RAHASIA“. Jadi ntar klo ada yg nanya “bajunya beli dimana?”, trus dijawab “rahasia!”, nah berarti secara gak langsung promosiin butik gw tuh…

Gw : hwahahahahaha…. bener jugaaaaa

Cepita pun memanggil dua kerupuk lain…

Cepita : eh, eh, Ndah, Yas, si icong mo bikin nama tempat makan namanya “terserah” trus gw mo bikin butik namanya “rahasia”..

Gw : Iya, ntar klo orang pada mo makan, “makan dimana?”, “terserah”, nah langsung ke tempat makan gw kan??

Cepita : Kalo gua, “beli baju dimana Jeng?”, “rahasia!”

Tias dan Indah : (ketawa-ketawa)

Tias : eh kayak temen gw tuh, punya butik namanya DC2, bacanya ‘disitu’. Misal “beli baju dimana?”, ntar jawabnya “disitu (DC2), tuh…”

Gw dan Cepita : (ketawa ngakak2 bareng)

Indah : klo gw mah, ntar mo bikin butik namanya “Kasih Tau Gak Ya?

Gw, Tias, dan Cepita : Hah?

Indah : Iya, soalnya pasti gw jawab gitu. “Beli dimana bajunya?”, biasanya kan orang jawab “kasih tau gak ya?”

Gw : (gw gak pernah deh ngomong “kasih tau gak ya?”, wah cacat..)

Indah : nama butiknya kan jadi “kasih tau gak ya” butik, trus gw singkat jadi “Ks Tw G Y” butik…

GUBRAK!!!!!!

Kami berempat mulai ngakak2 gak jelas… Ahahahha,,, dodol banget kita,,, membuat keributan gak jelas di tengah kaleng kerupuk gini. Biarin lah, walaupun para lelaki yg enak2an duduk itu merasa terganggu dgn suara tawa kami, yg penting buat kami yg berdiri ini, rasa lelah menjadi tak terasa…

Bersnorkeling di Pantai Tanjung Lesung

Posted in Sekadar Cerita tagged , , at 9:39 am by Hanifah Rachman

Gw belom pernah sekalipun mencoba olahraga2 pantai. Yang namanya snorkeling lah, jet skiing lah, banana boat lah, diving lah, or anything else, belom pernah ada yg gw coba satupun. Bukan karena apa-apa (yaa kalau diving sih jelas blom gw coba krn renang aja gak bisa, hiks..). Masih termasuk cupu lah gw soal ginian. Sebenernya gw selalu bingung sih, setiap kali ada orang yg bilang bahwa orang itu suka pantai. Orang bilang pantai ini bagus banget, pantainya indah. Lah, trus gw pasti bingung. Pantai yg bagus itu mang gimana sih? Menurut mata gw yg hanya bisa melihat yg indah2 saja (haha), pantai ya gitu-gitu aja. Ada pasir, ada aer, trus apa? I always prefer mountain to beach. At least it is cold in mountain. Di pantai kan panas, hehe..

Tapi suatu hari, ada yg bertanya “Lo belom pernah ke pantai?? Sama sekali??? Pangandaran? Batu Karas? Ya ampuuunn…“. Well,, satu2nya pantai yg beberapa kali gw kunjungi adalah pantai lombang, slopeng, ancol, dan disitu mana ada apa2nya. Just beach, that’s all. Gak bisa ngapa2in, cuma maen aer, apa enaknya pantai sih? Nah, tiba2 aja gw jd sangat tertarik dgn pantai. Setelah mendengar cerita2 temen soal banana boat-an di pantai, terjun bebas dari tebing, dan lain-lain, trus melihat foto2 mereka di FB, gw jd sangat ingin mencoba olahraga2 air itu di pantai manapun. At least gw harus pernah merasakannya sekali.

Maka dari itu, ketika salah satu sahabat SMA (baca : Kunti) mengajak gw utk pergi k sebuah pantai di banten, nginepnya di rumah tantenya temen gw (baca : Egi Santika) di Serang, gw pikir2 “why not??“. Kebetulan bgt ketika sedang ingin2nya k pantai, dan ga butuh budget banyak pula since ga butuh sewa penginapan, ada yg ngajak gw pergi k pantai. Nama pantainya adalah Tanjung Lesung. Ever heard of it? I bet only few people did. Gw jg baru kali itu denger namanya. Ada bahkan yg bertanya “mang di tanjung lesung ada pantai?“. Yah, bagi yg penasaran, liat aj di peta di bawah ini, dimanakah letak pantai Tanjung Lesung itu berada.

tg lesung

Perjalanan k pantai itu dimulai dari Serang, yang memakan waktu kurang lebih 2 jam, naek mobil pribadi teman (baca : Aa’nya Egi alias pacarnya Egi) disertai suara gabruk-gabruk karena ngebut dan tekstur jalanan yg kadang tidak rata. Sampe sana, untungnya masih jam 10-an pagi, jadi panas matahari belum terik. Masi sepi dari pengunjung loh pantainya. Justru gw suka itu. Sepiiiiii…. hehehe… Jadi makin enak kita foto2nya. Pasirnya putih, airnya jernih sekali sehingga kita bisa melihat koral2 dan ikan2 yg sedang berada di antara koral2 itu dgn jelas apabila kita berdiri dari atas jembatan. Melihat koral-koral itu, makin tak sabarlah kami utk segera snorkeling. Mumpung matahari belum terik juga. Snorkelingnya murah kok, cukup 50ribu rupiah saja, kita udah bisa snorkeling selama sejam (no escorted).

tg lesung 4

tg lesung 3

Pelampung, siap. Alat bantu pernapasan, siap. Kaki katak, siap juga. Semua siap dan kami diantar menaiki boat ke spot snorkeling. Semua orang siap, kecuali gw. Gw yg terakhir loncat ke air. Berhubung gw gak bisa renang, dan belum pernah mengapung di tengah laut, gw sempat mengalami krisis kepanikan ketika akan meloncat ke dalam air. Gw hampir ga percaya bahwa gw akan mengapung di air laut itu tanpa bisa berenang. Gw sempet gak mau ngelepas tangan si pemandu dong padahal setengah badan gw udah di dalam air. Setelah diyakinkan oleh pemandu utk melepaskan tangan gw dr perahu, barulah gw lepas tangan, dan ternyataaaa… gw bisa mengapung dgn sendirinya bahkan tanpa berusaha (takjub gw saat itu). Hahahaha,,, yg laen cuma ketawa2 aj ngeliat kebodohan gw. Heuuuu….

Sejam snorkeling terasa cepat juga ternyata. Baru kali itu gw bisa melihat keindahan koral secara langsung. Gak cuma di tipi-tipi aje. Subhanallah indahnyaaaa!!! Bahkan ada yg kedalamannya sangat dangkal sehingga kita harus super hati-hati supaya gak nyentuh dan menginjak koral-koral itu (sayangnya kaki gw sempet menyentuh koral2 itu,, maafkan aku, koral), udah serasa kayak diving ajah,, bisa melihat koral dari dekat bangetttt… Ikan-ikannya jg warna-warni. Kami sempat bertemu ikan nemo itu! The clown fish! Heheheh… Sayang, satupun di antara kami gak punya kamera yg bisa dipakai utk di dalam air. It was my first time’s snorkeling, dan kesulitan utama yg gw alami adalaahhhh… Bernapas dengan MULUT! Hah! Susah amat (buat gw)! Tiap kali napas, hidung jg ikut bekerja, jadi kadang2 air ikut masuk ke masker dan selang. Jadilah gw lebih sering tahan napas ketika memasukkan kepala ke dalam air dan itu membuat gw ga bisa terlalu menikmati snorkeling dgn puas dan lama2. Temen2 yg laen udah ikut bantu gw, “bayangin aj klo lagi pilek, cong…“. Tapi tetap aja susah buat gw. Sekali-sekalinya gw berhasil bernapas dgn mulut, itu karena satu tangan gw turut menekan hidung supaya ga ikut napas. Dan selama snorkeling gw hampir selalu pegangan ama temen, ikut nebeng gerak, so gw cuma gerakin kaki aja. Hahahahah,,, ya gara2 susah napas pake mulut itu! Heuu…

snorkeling

tg lesung 5

di banana boat

Jadi, bagi yg ngerasa takut snorkeling krn ga bisa renang, DON’T BE! Ada si pelampung! Pasti ngapung, hahaha,, jgn melakukan kepanikan yg bodoh seperti yg gw alami. Entah berapa banyak air laut yg ikut masuk ke mulut gw selama snorkeling itu (gak mau memikirkan kandungan2 apa saja yg ada di dalam air laut itu,, ewww). Membuat gw cepet2 makan yg manis-manis utk menetralkan lidah setelah selesai snorkeling. Klo ada yg ngajak snorkeling lagi (terutama di pulau seribu or karimun jawa yg katanya punya koral yg lebih indah2), gw gak trauma kok. Gw malah bertekad utk menjadikan next snorkeling lebih baik dari yg pertama. Hehehehe…

We don’t know yet where will be our next destination. Maybe pulau seribu? Or batu karas? Ujung genteng? Karimun jawa? Atau bahkan sempu yg terkenal sangat2 indah itu? Wahhh… kemanapun itu, yg penting sih, nabung dulu kita. Yang jelas gw ingin mencoba pengalaman-pengalaman baru yg lain. Gw gak mau dibilang hidup gw gak berwarna dan itu-itu aja. I have to try something and some place else new again. With my beloved friends of course… :D

11.03.09

Favourite Kuliner in Bandung (part 2)

Posted in Kuliner tagged , at 10:52 am by Hanifah Rachman

Well,, melanjutkan postingan gw yg pertama sebelumnya beberapa bulan yg lalu (which is this one), ada beberapa tempat lg yg belum gw sebutkan yg menjadi recommended place sebagai tempat kuliner di Bandung…

1. Ayam Purwokerto, letaknya di Dago Atas, di sebelahnya Hotel Sheraton. Seperti biasa, klo suatu tempat makan nyediain sambel enak, pasti gw rekomen. Seperti Ayam Purwokerto ini. Buat gw yg mang seneng ama pedes2, menurut gw sambel disini itu beda dan enak.

2. Igelanca, merupakan salah satu tempat makan yg terletak di Dago Pakar. Jadi, kalau kita kesana, kita juga akan disuguhi oleh pemandangan kota Bandung di malam hari yg indah. Gw akan amat sangat rekomen tempat makan ini ke siapapun. Kelebihan dari tempat makan ini antara lain harganya yg termasuk murah (utk ukuran tempat2 makan yg terletak di Dago Pakar), porsinya yg banyak (piringnya aja segede gaban), dan makanan2 yg berbumbu unik khas dan sangat terasa di lidah. Dua menu yg sudah pernah saya coba antara lain Nasi Goreng BBQ dan Fettucini Smoked Beef. Dua2nya enak bgt. Selain dua menu itu, disana juga ada steak-steak-an spt Chicken Cordon Blue, ada nasi goreng kambing, Ayam Gulung Resep Mama (dgn bumbu Eropanya yg sgt unik), dll. Oiya, kalau kesana jgn lupa bawa jaket, karena kalau mau dapet pemandangannya, harus di luar ruangannya dan disitu biasanya angin malamnya cukup kencang dan dingiiin…

3. Road Cafe. Kalo mau makan steak enak, murah, dan deket selain di Javan Steak, Road Cafe lah pilihannya. Harganya cuma beda dikit (sekitar beda 2000an) dibandingkan dgn Javan Steak. Jadiii,, lumayanlah klo mo ganti suasana jgn di Javan Steak mulu…

4. Cloud 9. Actually this is a cafe. Letaknya di dago pakar. Biasanya sih orang di sana minumnya minuman2 keras gituu.. Tapi ya klo kesana jgn minum minuman kerasnya laah.. hahaha.. Disana ada pizza yg sangat enaaaakkk. Pizza yg paling enak disana harusnya adalah Meatlovers Pizza, cuma waktu itu belom sempet cobain (nyobainnya pizza jenis lain yg jg enak). Lebih enak dari PH sih menurut gw, krn lebih tipis, bukan dari roti gitu. Pemandangan kota Bandung dari Dago Pakar-nya juga dapet.

5. Double Steak. Letaknya di daerah deket Cilaki gitu. Mirip2 seperti road cafe dan javan juga lah jenis2 steaknya. Ada tenderloin, lamb chop, nasi bistik, dll.. Harganya beda2 dikit ama javan, dan menurut perut gw ini,, enaaakkk….

6. Bebek Garang. Pernah didatengin oleh pak bondan. Menu yg dibilang maknyus ama pak bondan adalah bebek debus (klo gak salah ya..). Waktu itu gw pesennya bebek negro bakar. Enak laaahh.. Yg jelas harganya masih lebih murah dibandingkan dgn bebek van java. Enakny disini klo makan rame2an, soalnya tempat ini menyediakan beragam mainan, seperti UNO, scrabble, ludo, ular tangga, halma, dan remi. Jadi sambil nunggu makanan datang, bisa sambil maen deh… Oiya, disini juga bisa nambah nasi sepuasnya, ga kena charge…

7. Bober. Ga tau knapa namanya bober. Lebih ke kafe sih ini tempatnya. Ada live musicnya gitu. Bisa sheesa juga. Makanannya beragam, ada nasi rawon, nasi goreng, sop iga, tongseng, dll.

8. Talago Biru. Hahaha,, tempatnya kecil bgt sih, ini buat anak kosan yg suka keluar cari makan malam. Tapi, ayam bakarnya enak dan sambalnya pedesssss bgt bgt. Siap2 sakit perut kpanasan klo perutnya gak kuat.

9. Sop Kaki depan BCA. Setelah beberapa kali direkomen oleh sang ratu kuliner, Shelly Wijaya (hehe), akhirnya kesampean jg gw kesana. Karena gw ga begitu suka kaki sapi, yaa jadinya gw cuma pesen daging biasa. Enak sih,, tp menurut gw agak mahal, seporsinya sudah ama nasi 16ribu rupiah, heuuu… Sekali-sekali gpp, sering-sering tekor.. Hahahaha

10. Sate Borobudur. Gw bingung klo nyebut tempat makan mana yg jual sate enak. Kalo Sate Anggrek (letaknya di Jalan Anggrek) menurut gw biasa aja. Tapi klo sate borobudur ini, yg letaknya di seberang gereja Maulana Yusuf, bisa gw bilang enak. Tapiiii satu porsi 10 tusuk sate harganya mencapai 25ribu, dan itu banyaaaaaaakk bgt. So, klo mau murah, 1 porsi berdua aja, soalnya percuma bgt, gw ga sanggup waktu itu menghabiskan 10 tusuk sate dgn potongan daging yg gede2 sendirian.

11. Resep Moyang atau kadang ada yg menyingkatnya menjadi ReMo. Tempatnya lumayan cozy. Makanannya banyak yg enak dgn harga yg gak mahal2 amat. Ada bermacam2 lam menunya, ada nasi goreng bakar, nasi timbel, tempe mendoan, pizza tungku, dll.. Liat aj makanan2 yg dikasih tanda bintang di menu, itu yg difavoritkan banyak orang.

Berhubung mungkin gw tidak akan lama lagi meninggalkan kota Bandung ini, gw berniat kuliner ke tempat2 makan baru yg belum gw kunjungi. Tempat2 makan inilah yg pasti akan gw kangen berat sama Bandung… :(

11.02.09

YouthSays | YouthSays, Indonesia’s Youth Opinion Community

Posted in Sekadar Cerita at 7:03 am by Hanifah Rachman

Iseng punya iseng, mencari aktivitas lain selain TA, gw coba beberapa undangan utk mengikuti forum-forum yg sifatnya internasional. Bbrp minggu lalu gw mendaftar utk menjadi peserta forum International Youth Climate Forum (IYCF) 2009 yg seharusnya diadakan sekitar 20-an oktober kemarin, di Makassar. Tapi, sayang forumnya diundur menjadi bulan Desember krn peserta dari luar negerinya masih kurang, dan entah status gw masih gak jelas, fix jd peserta or tidak. Semoga bener2 bisa jadi peserta, karena gw pengen banget pergi k pulau Takabonerate…

Nah,, akhir2 ini gw juga diinvite teman utk ikut daftar sebuah forum bernama SEAChange, YES 2009, yg diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia. Tersedia 500 tiket gratis mengikuti forum itu.. Wew.. gimana gak ngiler? So, I decided to sign up dan menjawab pertanyaan2 demi memperoleh tiket gratis itu. Entah bakal lolos atau tidak. Kalau lolos, Alhamdulillah, kalau gak lolos, y udah lah. Yg mo coba2, silahkan klik link di bawah ini.. :D

seachange

Next page