Air Mata untuk Anak-anak Korban Perang Israel-Palestina

pic01285Saya baru membaca sebuah berita di surat kabar sinar harapan mengenai korban perang Gaza yang sedang pelik saat ini. Sungguh sedih melihat bahwa sepertiga dari korban perang ini adalah anak-anak. Menurut Sinar Harapan, sebanyak 257 anak terbunuh dan 1080 terluka. Padahal anak-anak ini kan tidak berdosa? Sulit rasanya membayangkan ratusan tubuh kecil itu terbaring kaku di balik kain kafan. Sementara nasib anak-anak lain yang masih bertahan, juga pasti tidak kalah sedihnya. Kebanyakan mereka mungkin sudah kehilangan rumah dan orang tua mereka, merasa bahwa tidak ada lagi tempat aman dan orang dewasa yang dapat melindungi mereka. Lalu, bagaimana nasib mereka yang sudah tidak punya apa-apa itu? Apakah ada yang peduli?

Mereka seharusnya bisa sekolah dan bermain sepuasnya. Berdasarkan koran Sinar Harapan itu, disebutkan seperti ini :

” Di kamp pengungsian Shati di Mediterrania, 10 anak laki2 sedang bermain sepakbola di sebuah lorong, Kamis, ketika granat dari sebuah kapal meriam menghantam area dekat penjara Hamas. Ketika ledakan terdengar, salah satu anak tertua bersiul, sebuah pertanda permainan harus dihentikan dan mereka segera merapat ke tembok. Setelah satu atau dua menit, permainan dilanjutkan. ”

Kasian sekali ya..?? Mereka tidak bisa bermain dengan aman. Mereka tampak pasrah saja. Jika bom tersebut menimpa tempat bermain mereka, mereka tidak bisa berbuat apa2 lagi. Mereka butuh kebijaksanaan dari pihak-pihak yang bertikai untuk segera berdamai, sebelum korban yang terbunuh makin banyak!! Mereka harus diberi ruang agar dapat tumbuh dengan baik, dapat hidup tanpa dendam yang tak berkesudahaan demi membalas kematian orang-orang yang mereka sayangi. Mereka seharusnya tidak perlu merasa takut akan peluru-peluru yang meluncur deras dan mengenai mereka.

Apa yang bisa kita lakukan? Setidaknya marilah kita bersimpati atas penderitaan mereka. Kebanyakan mereka sudah tidak memiliki orang tua dan tempat aman lagi, sementara kita masih tinggal di rumah yang hangat di tengah keluarga yang mencintai kita. Mereka mungkin hanya menggunakan pakaian dan alas kaki seadanya, sementara kita menghambur-hamburkan uang kita untuk banyak hal yang tidak perlu. Mari kita kurangi kesenangan duniawi kita, mari kita berdoa untuk mereka, agar mereka bisa sesegera mungkin hidup normal kembali seperti anak-anak di belahan dunia lain. Sesungguhnya, korban perang yang sebenarnya adalah anak-anak.

One thought on “Air Mata untuk Anak-anak Korban Perang Israel-Palestina

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s