“Sudah Benarkah Shalatku?”, sebuah buku yg sangat saya anjurkan utk dibaca…

sudahShalat merupakan amalan yg paling pertama ditanya oleh malaikat penjaga kubur ketika kita sudah meninggal nanti. Oleh karenanya, kita sebagai muslim yg wajib melaksanakan lima waktu shalat, sudah sebaiknya menyempurnakan ibadah shalat kita. Lalu, timbul pertanyaan, bagaimana shalat yg sempurna itu? Shalat yang benar adalah shalat yg sesuai dgn yg dicontohkan oleh Rasulullah Saw. Selama beberapa tahun terakhir ini, timbul pertanyaan di dalam hati saya, “apakah shalat yg selama ini saya laksanakan sudah benar menurut Rasulullah Saw.?” Saya merasa lega ketika salah seorang teman saya membawa sebuah buku yg berjudul ”Sudah Benarkah Shalatku?” (ditulis oleh Aam Amiruddin, M.Si.).This book answers many of my questions!

Begitu melihat sekilas buku itu, saya pun memutuskan utk membelinya. Memang agak mahal utk buku yang ukurannya tidak begitu tebal itu. Tapi, kemudian saya pikir, ”apakah saya harus pelit utk sesuatu yg kemungkinan dapat menjamin surga sebagai pahala saya? Mengapa saya rela menghabiskan uang yg nominalnya lebih banyak utk membeli novel yg tidak berpahala sama sekali? (e.g. Twilight + New Moon + Eclipes + Breaking Dawn, hahaha)”.

Maka, saya belilah buku ini. Buku ini saya sangat anjurkan untuk dibaca. Penulis buku ini menuliskan ayat-ayat Alqur’an dan beberapa hadis, baik yg sahih maupun yg daif sebagai tuntunan utk tata cara shalat yg baik dan benar. Tentu saja, kita sebaiknya mengikuti hadis yg sahih saja, tidak perlu yg daif. Sangat menarik. Tidak hanya tata cara shalat yg dituliskan dalam buku ini, tapi juga tata cara bersuci (wudlu, tayamum, dan mandi besar), memasuki masjid, membersihkan najis, sujud sahwi, sampai keringanan2 yg diberikan oleh Allah sehubungan dgn shalat. Tidak hanya berupa tulisan, beberapa tata cara juga ditampilkan dalam bentuk gambar utk memudahkan kita. Yang membuat saya makin tertarik utk membaca, dalam buku ini juga terdapat ’Bedah Masalah’ yg membahas beberapa masalah yg hingga kini menjadi perdebatan sebagian ulama, seperti : masalah menyentuh Alqur’an tanpa berwudlu, apakah sentuhan dgn lawan jenis dapat membatalkan wudlu (ternyata tidak, kecuali sentuhan yg menyebabkan timbulnya syahwat), dll. Semua hal dijelaskan atas dasar hadis2 yg sahih dan penafsiran ayat yg benar dan teliti. Pertanyaan2 yg tanpa disadari selama ini menjadi dilemma bagi saya, terjawab oleh buku ini. Mengenai tata cara shalat itu sendiri, memang ada beberapa ucapan dan gerakan yg baru saya ketahui merupakan cara dan ucapan yg benar. Kini saya bisa lega, karena akhirnya saya bisa yakin dgn ibadah yg saya jalankan.

Komentar teman2 saya ketika melihat saya membeli buku ini bermacam2, seperti :

A : gila, ckckckck,,, bacaan lo berat bener..

B : ah, takut ah, kalo gw baca buku ini

Buku ini tidak tebal dan tidak besar ukurannya kok, jadi ya tidak berat (haha..). Serius, buku ini disajikan dgn bahasa yg sangat enak dibaca. Tidak membuat kita ngantuk dsb, mudah dimengerti juga. Saya sangat tidak menganggap buku ini adalah bacaan yg berat. Lalu, kenapa mesti takut? Kenapa takut akan berbuat benar? Ini merupakan petunjuk buat kita utk beribadah dgn benar. Saya akui ada beberapa perbaikan yg saya lakukan pada cara wudlu dan shalat saya. Tapi itu sama sekali tidak sulit. Hanya perubahan kecil, tidak melenceng jauh dari cara yg selama ini kita yakini. Saya justru senang karena pengetahuan saya akan shalat bertambah. Membaca buku ini, membuat saya makin sadar, bahwa Allah memang tidak pernah berniat membuat ummat2-Nya sulit. Sungguh, Maha Suci Allah dengan Segala Nikmat-Nya…. Wallahu’alam…

N.B. : terakhir saya ke toko buku Gramedia… ternyata ada buku versi soft covernya, yg harganya ternyata lebih murah (damn, tau gitu gw nunggu aja belinya) seharga 45ribu klo gak salah (yg hard cover 72ribu).. hiks… gpp,,, ikhlas kok, ikhlaaass….

2 thoughts on ““Sudah Benarkah Shalatku?”, sebuah buku yg sangat saya anjurkan utk dibaca…

  1. yup, keren abizzz bukunya…katanya sih udah mo terbit yang sholat sunahnya kalo nggak salah “Melangkah ke surga dengan shalat sunat” masih penulis yang sama by Aam amiruddin. so, yang pasti selamat beramal aja…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s