Kesamaan 4 Novel Dan Brown

the-da-vinci-code-by-dan-brown digital-fortress-1

deceptionpoint angel_demon

Akhirrrnya saya sudah membaca keempat buku Dan Brown. Dari Da Vinci Code yg pertama saya baca, lalu Deception Point, Digital Fortress, dan terakhir yg saya baca yaitu Angel and Demon. Telat bener yak, baru baca Angel & Demon sekarang? Mau gimana lagi? Setiap kali saya ke gramedia, edisi soft covernya selalu habis. Lalu, baru2 ini saya mendapat soft copy-nya dalam bentuk pdf edisi bahasa Indonesia pula dari internet. Ya sudah, saya baca lah soft copy-nya, bacanya langsung dari komputer loh, gak pake print, hehe. Giliran terakhir kemaren saya ke toko buku, eh, dicetak lagi edisi soft cover-nya, sepertinya karena filmnya bentar lagi tayang di Indonesia (Mei 2009).

Dari semua buku Dan Brown, ternyata ada kesamaan. Saya menyadari kesamaan tsb ketika baca buku Digital Fortress (buku ketiga yg saya baca). Kesamaan tsb adalah pelaku utama dari setiap kejahatan yg ada di keempat buku merupakan tokoh2 yang memegang kedudukan atau jabatan tertinggi di kisah2 tsb. Sehingga awalnya kita tidak akan mengira bahwa orang tsb adalah pelakunya. Jadi, setelah mengetahui persamaan tsb, ketika saya baca Angel & Demon, saya sudah bisa menebak siapa kira2 pelakunya. Dan ternyataaa dugaan saya tepat sekali, haha, meski sempat dibuat ragu karena ada 2 tokoh penting dan jabatannya tinggi di kisah itu. Walaupun bisa mengira kira2 siapa pelakunya, tetep aja saya tidak yakin, karena Dan Brown mampu membuat motif pelaku kejahatan ini sangat tersamarkan. Membuat saya berpikir seperti ini : ”Masa sih orang ini? Gimana caranya? Motifnya apa? Gak mungkin”. Though, I’m still sure, somehow, he did it. Motif dan cara pembunuhan baru tersingkap di akhir2 cerita dan membuat saya ber ”ooh”-ria.

dan_brown_bookjacket_croppedSaya kagum sekali dgn Dan Brown ini. Kagum dgn banyak hal. Pertama, alur di setiap cerita sangat bagus, tidak membuat kita bosan. Kedua, banyak sekali fakta2 mengagetkan yg membuat saya bertanya2 apakah hal tersebut benar? Tapi, saya percaya itu benar, karena di setiap bukunya, Dan Brown menuliskan fakta2 yang ada, seperti di buku Angel & Demon, Dan Brown menuliskan ”semua referensi mengenai benda2 seni, beberapa makam, terowongan, dan arsitektur di Roma adalah betul2 nyata (tepat sesuai dgn tempatnya) dan dapat disaksikan hingga kini. Persaudaraan Illuminati juga nyata”. Lalu, di bukunya yg berjudul Deception Point, Dan Brown juga menyebutkan bahwa semua teknologi yg ada di buku itu adalah nyata. Padahal teknologi2 yg ia sebutkan itu benar2 baru dan terdengar impossible. Heran pastinya, bagaimana si Dan Brown ini bisa mengetahui se-detail itu? Benar2 luar biasa riset yg dilakukan penulis ini utk bukunya. Ketiga, Dan Brown memiliki imajinasi yang luar biasa. Bisa menyelipkan fakta di tengah2 fiksi sehingga membingungkan pembaca, which one is fiction and which one is fact?

Dari keempat buku, favorit saya adalah Angel & Demon, menggeser Da Vinci Code menjadi favorit kedua saya. Mengapa Angel & Demon? Pertama, jelas karena ceritanya. Banyak teka-teki dan ambigram pula. Kedua, karena setting-nya di Eropa, tepatnya di Roma dan Vatican. Banyak disebutkan benda2 seni, museum2, sejarah2, membuat saya makin ingin ke negara2 Eropa tsb, hehe. Pertanyaan2 yg ada di benak saya ketika membaca Angel & Demon dari awal sampai akhir antara lain
1. Apakah benar prosesi pemilihan Paus seperti yg diceritakan?
2. Apakah benar Jalan Pencerahan menuju markas Illuminati itu benar2 ada?
3. Apakah benar Gallileo merupakan salah satu anggota Illuminati?
4. Apakah benar buku harian Gallileo berjudul Diagramma itu ada, beserta detail tulisan yg menjadi petunjuk Jalan Pencerahan (jika Jalan Pencerahan memang benar ada)?
5. Apakah Gereja Illuminati itu benar ada?

Maaf, bagi yang belum baca buku Angel & Demon, pasti bingung dan gak ngerti dgn pertanyaan2 yg saya list itu, hehe. Pertanyaan itu tidak utk dijawab kok. Hanya menunjukkan keheranan saya, dan menunjukkan betapa pintarnya si Dan Brown ini dalam mengungkapkan fakta sehingga membuat kita bertanya2 seperti itu. Jika ada buku kelima yang akan diterbitkan oleh Dan Brown, saya akan dengan senang hati menunggu dan membacanya (kalo gak beli, ya pinjem, haha). Ayo, cepatlah Mei datang, biar bisa nonton film Angel & Demon di Indonesia. Untuk yg niat nonton filmnya, ada baiknya baca bukunya dulu, karena biasanya kalau film yang diangkat dari novel, alurnya akan mjd cepat dan mungkin ada bagian yg dipotong dan membuat kita jadi gak ngerti.

4 thoughts on “Kesamaan 4 Novel Dan Brown

  1. saya juga penggemar dan brown, namun ada satu penulis Indonesia yang saya berani katakan “Dan Brown Indonesia” namanya Es Ito. Karyanya adalah “Negara Kelima” tentang rencana kudeta pemerintahan Indonesia yang disisipi sejarah benua Atlantis, Novel Thriller dengan balutan sejarah. Keren dan saya bangga sekaligus gak nyangka ada penulis Indonesia yang bisa seperti ini. Novel keduanya “Rahasia Medee” berkisah seputar harta karun VOC.

    Menariknya lagi Es Ito ini misterius, biografi penulisnya cuma terdiri dari 2-3 kalimat. Di situs penerbitnya (Serambi) juga tidak ada profilnya. Mudah2an bisa menjadi referensi.

  2. Kalo kata wikipedia, The Lost Symbol itu working title dari The Solomon Key. Jaid setangkap saya, judul bukunya The Solomon Key. Ceritanya bakal ttg Robert Langdon lagi dan publish tgl 15 Sept 2009 (katanya).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s