Percayalah

oleh : Ecoutez

Seandainya dapat ku melukiskan
Isi hatiku untukmu
Seandainya kau pun harus tahu
Lelah hatiku bila kau jauh

Reff :
Namun kupendam rasa
Ku hanya ingin kau bahagia
Jalani yang kau pilih
Jangan risaukan aku

Percayalah kasih
Cinta tak harus memiliki
Walau kau dengannya
Namun ku yakin hatimu untukku
Percayalah kasih
Cinta tak harus memiliki
Walau kau coba lupakan aku
Tapi ku kan s’lalu ada untukmu

Seharusnya kau pun menyadari
Resah hatiku bila kau dengannya
Seharusnya akupun tak berharap
Miliku dirimu seutuhnya
(back to reff)

Pizza Fever

Suatu malam di dalam sebuah kamar kosan yang apik:

RA : eh, tapi gw ga enak sama kaliannya nih, kalian kan pake jilbab soalnya…
HR : mang napa? ga ada yg jilbaban disana?
RA : iyaaa… waktu itu juga si **** pas kesana dia lepas jilbab
HR : haa???
RA : ya gak lepas banget2 sih, tp dy pake kupluk gituuu
AD : ya udah, buka jilbab aja *(edan juga nih anak,,, hahaha)
MG : ah, gw pernah kok liat cewek make jilbab di sana…
RA : serius?? gw ga pernah ngeliat…
MG : pernah kok, adaaa…
HR : gimana nih jadinya, AD? cuek aj lah yaa…
AD : hayuuu laahh….

Kira-kira seperti itu percakapannya…

Dan jadilah kami berempat, empat lansia berduit pas-pasan, berangkat pukul 8.30 malam menuju TKP. Penasaran kami pergi kemana? Ke embassy?? Hahaha,, gila kaliii kita klo beneran kesana saat ituuu… Enggak kok, masa bulan puasa ke embassy?? huahahhaha… Kita pergi ke sebuah kafe yg terletak di wilayah dago atas yg menurut si RA dan si MG yg sudah pernah kesana merupakan tempat yg menyediakan pizza yang sangaaaaaaaaat enaaaaaaak.. Itulah tujuan kami kesana.. Makan PIZZA!!! Nama tempatnya adalah Cloud 9.

Gw sempat tertipu dgn penampakan luarnya. Gw cuma melihat sebuah bangunan satu lantai yg bentuknya kecil. Ternyataa, di dalamnya itu, ada 2 lantai ke bawah. Cukup luas tempatnya ternyata, dan juga semi outdoor. Jadi, kita bisa sambil menikmati pemandangan kota bandung di bawah kami. Tempatnya toh juga remang2, diterangi oleh cahaya-cahaya lilin. Jadi yaa.. ga ngerasa risih juga meskipun apabila yg make jilbab hanya kami berdua. Tapi ternyataaa,, tidak jauh dari tempat kami duduk, ada juga satu cewek yg pake jilbab tuh.. Hehehehe…

Dari sekian jenis pizza yg ada di menu, sebenernya pengen bgt makan MEATLOVERS. Tapii,, krn lg pengen hemat (kami siangnya abis nonton, trus gw buka puasa di Suis Butcher), yg lain jg setuju utk memilih pizza lain yg dgn porsi large harganya lebih murah sekitar 20ribuan. Pesen minum? Haha,, kita yg bingung dan hemat ini (bukan pelit dan kere loh) cuma minum dari aqua botol yg gw bawa dan kami minum scr diam2… hahahahaha…. Sambil menunggu pesanan, kami pun foto-fotoooo..

empat lansia narsis

empat lansia narsis

dua nenek... hahaha

dua nenek... hahaha

Horeee…. pesanan yg ditunggu pun akhirnya datang juga… Mari makaaan…

salami paperroni bla bla bla (lupa nama pizzanya...hahaha)

salami paperroni bla bla bla (lupa nama pizzanya...)

makan2 makan 1

Kenyaaaannnggg… asli kenyang,, satu orang dapet 2 slices… Dan hmm,, bener banget,,, pizza nya enak abizzz, TOP BGT… Sangat lebih enak daripada pizza hut yg lebih tebal. Entah kapan bisa kesana lagi, yg jelas kami berencana kesana lagi. MEATLOVERS, here we coommeee….

“Istri Saya Adalah Sahabat Saya” (Mario Teguh, 2009)

Jika ditanya, siapa menurut saya, tokoh di Indonesia yang bisa merupakan pria sukses dalam bidangnya dan juga berhasil menjadi suami dan ayah yang teladan dalam keluarganya? Maka saya akan jawab : Mario Teguh. Beberapa hari yg lalu, beliau tampil di sebuah acara talk show bertajuk “Satu Jam Lebih Dekat” di TVOne. Dalam acara itu, juga dihadirkan beberapa orang terdekatnya, seperti istrinya, mantan atasannya, dan juga teman SMP-nya. Iri banget rasanya mendengar cerita dari bapak Mario Teguh mengenai kemesraan yang selalu ia tunjukkan dan tampakkan bersama istrinya.

Sebelum menjadi motivator seperti saat ini, beliau pernah bekerja di bank hingga mencapai posisi Vice President ketika usianya 33 tahun. Justru ketika sedang berada di puncaknya saat itu, beliau berhenti demi mewujudkan impiannya menjadi motivator seperti saat ini. Dan sang istri tetap mendukung keputusannya saat itu dan setia mendampingi sang suami hingga saat ini.

Di usia mereka yg tidak lagi muda, Mario Teguh dan istrinya tetap menunjukkan kemesraannya pada masing-masing pasangan. Setiap kali mereka sholat berjamaah, pak Mario Teguh akan mencium kedua pipi istrinya, memeluknya, dan berkata “I Love You“. Setiap kurang lebih 3 bulan sekali, atau bahkan kadang2 sebulan sekali, suami-istri bahagia ini pasti akan berjalan2 utk liburan seperti layaknya pasangan yg sedang berbulan madu. Dan setiap kali mereka bersama-sama seperti itu, mereka hampir selalu tampak bergandengan tangan (uh, so sweet… I mean, meski mereka sudah tua dan sudah menikah semenjak sekian tahun lamanya, kemesraan mereka tidak berkurang, justru bertambah!).

Beliau berkata “istri saya adalah sahabat saya“. Dalam berhubungan dgn pasangan, tidak cukup hanya cinta, tapi juga persahabatan. Dan satu lagi kunci menuju kelanggengan cinta yg beliau ungkapkan, yaitu SPONTANITAS. Ia sering kali menerapkan spontanitas kepada keluarganya, terutama istrinya. Saya setuju sekali, Pak!

Hal lain yg saya kagumi dari kepribadian pak Mario Teguh ini adalah : beliau merupakan seorang muslim yang taat. Seringkali ia mengenakan gelang tasbih di pergelangan tangannya ketika ia membawakan acaranya. Dan ketika ia menyampaikan sugesti-sugesti, nasihat2, dan motivasi2, seringpula ia mengutipkan makna dari ayat2 Al-Qur’an di dalam ucapannya.

Ya, tentu saja, siapa yg tidak mengagumi sosok Mario Teguh ini? Mario Teguh adalah tokoh motivator yg sukses, sayang istri dan anak, muslim yang taat, dan juga berkepribadian humoris. Semoga saja pak Mario Teguh ini makin sukses ke depannya dan terus bisa memotivasi kita semua 🙂

MT

ENGLAND, Wait For Me!!

Di suatu siang yang cerah, kira-kira hmm.. 2 tahun yang lalu, ketika saya sedang mengikuti sebuah les English Conversation di sebuah lembaga bahasa ternama di Jakarta, guru les saya meminta kami masing-masing untuk menyebutkan negara mana yang paling ingin kami kunjungi : “OK, students, now I want each of you to mention which country you want to visit the most and the reason why”. Saya pun berpikir sejenak. Well, tentu saya perlu berpikir karena sebenarnya baaanyak sekali negara terutama negara-negara di daratan Eropa yang ingin saya kunjungi karena salah satu impian saya suatu hari nanti adalah keliling Eropa (using my own earned money, of course, not my parents’) !! Well then,, why Europe specifically?? Hmm ,, karena pertama, saya suka berada di daerah dingin dan bersalju, dan Eropa terkenal sebagai daerah dingin bukan? Alasan kedua, saya tertarik akan budaya-budaya kuno negara-negara Eropa. Saya ingin melihat dengan mata kepala saya sendiri bangunan-bangunannya yang terlihat kuno dan historical, namun tak akan pernah bosan untuk dipandang oleh mata. Menurut mata saya pun, pemandangan benua Eropa jauh lebih indah dan menarik dibandingkan dengan pemandangan di benua-benua lainnya, seperti Amerika misalnya. Ketika pada saatnya hal ini terwujud, saya akan mengabadikan pengalaman-pengalaman saya tersebut dalam bentuk foto (saya memang berniat belajar fotografi) dan juga membagikan pengalaman saya dalam bentuk tulisan.

Naaah, setelah saya pikir benar-benar, dari sekiaaan banyak negara di Eropa, negara yg saya paling ingin kunjungi atau dijadikan tempat belajar saya suatu saat nanti adalah INGGRIS! Yep, I told my teacher that the country I want to visit the most is ENGLAND. Setelah saya menyebutkannya, sang guru les pun bertanya : “why England?”. Saya hanya tersenyum dan menjawab : “because I love to hear the way British people talk”. “Ooh, you like their accent then? The way they sound ‘dah’ or ’ah?” Saya mengiyakan pertanyaannya dengan tersenyum lebar sambil mengangguk-angguk, sementara guru les saya menggeleng-gelengkan kepalanya dengan heran. Doesn’t he understand that people speaking in British accent is somehow sexy?? Don’t you all agree with me?? 😀

one of reasons I want to be in England

one of reasons I want to be in England

Tapi sayangnya sampai sekarang, buat saya, memahami orang Inggris berbicara bahasa Inggris masih lebih sulit dibandingkan dengan memahami orang Amerika berbicara bahasa Inggris. This thing’s kinda frustrating for me. Saya sangat ingin, bahkan bisa dibilang terobsesi, untuk memahami orang Inggris berbicara secara seratus persen. Itulah sebabnya, saya ingin sekali jika ada kesempatan belajar di negeri tersebut, sehingga bisa belajar mempelajari aksen british langsung dari sumbernya.

Alasan yang sudah saya sebutkan di atas merupakan alasan pertama yang langsung muncul di benak saya saat itu, since I didn’t have much time to think that time. Tapi jika saat ini guru les saya menanyakan kembali pertanyaan yang sama, “Why England?” maka saya punya satu alasan lain yang akan saya tambahkan untuk disebutkan, yaitu karena Inggris merupakan tempat kelahiran dan tempat tokoh wanita yang saya kagumi hidup dan dibesarkan hingga sesaat sebelum ia meninggal sekitar 12 tahun yang lalu. Ya, tokoh wanita yang saya maksud adalah Lady Diana. Saya sudah mengagumi dia sejak kecil, mengagumi kedermawanannya, kecantikannya, keberuntungannya memiliki dua bocah laki-laki yang sangat tampan. Saya juga turut simpati padanya melihat dia tampak menderita di tengah kungkungan kerajaan Inggris dan harus bercerai dengan suaminya. Tidak bisa diungkapkan betapa dalam kesedihan saya ketika mendengar berita meninggal dunianya The Princess of Wales. Untuk terus mengenangnya, saat itu saya yang masih duduk di kelas 4 SD, menggunting dan mengumpulkan foto-foto mendiang Lady Diana yang berasal dari surat kabar, tabloid, maupun majalah.

Lady Diana with her dazzling smile

Lady Diana with her dazzling smile

Ketika saya menonton sebuah stasiun TV swasta yang sedang menayangkan biografi seorang Lady Diana beberapa bulan yang lalu, saya sadar bahwa antara Lady Diana dan saya dalam beberapa hal memiliki beberapa kesamaan, diantaranya yaitu bahwa Lady Diana adalah seseorang yang butuh akan penerimaan dan dukungan terhadap dirinya dari orang-orang di sekelilingnya, just exactly like me! Seeing that biography TV show makes me wish that she were still alive at this moment. Maka dari itu, saya ingin sekali melihat tempat di mana Lady Diana dilahirkan, mengunjungi istana tempat Lady Diana menjadi seorang putri, The Princess of Wales. Ya, inilah satu dari sekian banyak kelebihan Inggris di mata dunia. Jika Inggris merupakan seorang manusia dan bukannya sebuah negara, tentunya ia akan merasa bangga karena telah pernah memiliki sesosok tokoh wanita yang sehebat, semenawan, dan sedermawan Lady Diana.

These are only a few fascinating things about England. There are more, and more that I’m eager to make this dream come true, willing to set my foot in England someday, less than 3 years from now according to my plan on my dream board 😀

Bandung with love…

What will you miss Bandung if someday u have to leave this lovely city? Membayangkan bahwa sebentar lagi mungkin saya harus meninggalkan Bandung membuat saya sedih juga. Apa sih yg membuat saya merasa lebih enak tinggal di Bandung daripada di Jakarta yg merupakan tempat kelahiran sendiri? Hal-hal apa saja yg akan gw kangeni jika meninggalkan Bandung?

Yang pertama, klo di Bandung, pergi kemana-mana rasanya deket. Jika kita bepergian di Jakarta, pergi dari utara ke selatan aja bisa 1.5 jam, bisa lebih terutama kalau naik kendaraan umum dan macet! Nah, karena Bandung lebih kecil dari Jakarta dan untungnya gw di Bandung tinggal di daerah pusat kota, kemana-mana rasanya deket bgt. Yg rese paling cuma angkotnya aj yg suka ngetem dan ambil rute muter-muter. Selain itu, klo pergi naek angkot A di Bandung, belom tentu pulangnya akan naek angkot A lagi. Gak kaya Jakarta yang asal-tau-cara-pergi-pasti-tau-cara-pulang.

Yg kedua, tentu gw akan merindukan beberapa tempat yg hanya ada di Bandung tp tidak ada di Jakarta. Seperti, Bandung Electronic Centre, alias BEC. Asli, di Jakarta ga ada tempat seperti BEC yg mjd tempat pusat elektronik yg lengkap dan tertata rapi seperti itu. Paling2 di Jakarta klo mo beli elektronik ke Mangga Dua or ITC. Tapi pas gw ke Harco Mangga Dua, tempat beli elektronik, beuh, ga tertata seperti BEC, mamen! Klo di BEC udah jelas, HP di lt bawah, komputer dan aksesorisnya di lt atas, sementara di Mangga Dua, campur aduk. Heuu… bikin malas muter-muternya. Di Roxy pun cuma ada HP doank, udah gitu jauh bgt lagi dari rumah. Gak seperti BEC yg cuma sekali angkot dari kosan gw!

Jgn heran, tp gw pasti kangen ama Comic Centre ZOE. Klo di jakarta, ga tau hrs kmana klo mo pinjem2 novel, paling harus beli klo mau baca novel. Selama di Bandung klo gw jenuh, gw pasti refreshing ke ZOE, pinjem novel dgn harga murah, hehe.. Tempat2 makan enak yg cuma ada di Bandung ya pasti akan gw kangeni juga. Seperti Bebek Van Java, Iga Bakar Jangkung Cipaganti, Warung Ceu Mar, Ayam Bakar Colombo, dan lain-lain! Hwaaa.. banyak sekali tempat makan enak dan murah di Bandung ini! Gak kaya Jakarta yg warung tenda pinggiran aja harganya pasti lebih mahal drpd warung2 tenda di Bandung..

Yang ketiga, gw tentu akan merindukan kampus ITB tercinta. Di Jakarta gw tidak akan bisa lagi mendonlod-donlod serial dan film dgn cepat, mudah, dan gratis pula (thanx to RILEKS!!). Mungkin nanti akan gw bela2in k ITB sebulan sekali demi mendonlod sepuas2nya dari Rileks, hahahaha… Tentunya gw juga akan kangen dgn tempat gw lari pagi, yaitu SABUGA! Selama di Bandung, rasanya sgt mudah bangun pagi, naek angkot bentar ke Sabuga, masuk gratis, dan lari pagi sepuasnya. Pasti klo kita udah di Jakarta, mana mau bangun pagi2, trus ke stadion terdekat hanya utk lari? Apalagi klo udah kerja, mana ada waktunya? Paling ke gym, dan itu gak gratis kaan?? hehehe…

Well,, of course I will miss the weather in Bandung. Tampaknya gw udah bener2 ga cocok dgn udara panasnya Jakarta. Seharian panas2an di Jakarta aj udah bisa bikin gw pusing or migrain semaleman. That’s why I really love Bandung. Udaranya ga seganas Jakarta, meski sekarang rasanya Bandung udah memanas, curiga dipengaruhi oleh faktor bahwa klo weekend org2 Jakarta bejibun memenuhi dan mengotori udara Bandung dgn kendaraan berplat B mereka (serasa bukan orang Jakarta gini, hahaha).

Sebenarnya pasti masih lebih banyak hal lagi yg akan membuat gw makin tidak rela meninggalkan Bandung. Tapi hanya segini yg saat ini terpikirkan oleh gw. Tentu saja gw pasti akan kangen dgn kalian, teman-temanku, yg memang tinggal di Bandung, huhuhuhu… Kita tidak akan bisa ngumpul2 sesering sekarang klo gw benar2 meninggalkan kota ini. Sometimes, I really consider the option to have a job in Bandung so I can stay here. Tapi masalahnya, kerja apa di Bandung? Bandung bukan diciptakan utk kota industri tp utk tempat istirahat dan liburan. Nah, jadi kepikiran ide lain lagi. Kalau gw sudah berpenghasilan tetap dan cukup tp bukan di Bandung, gw bertekad ingin punya rumah di Bandung. Kalo perlu rumahnya gw jadiin usaha kos-kosan sekalian biar menghasilkan uang juga, hehe, dan gw bisa sepuasnya maen ke Bandung kan? Hahaha,, let’s just see lah what will happen,, which one will come true, hehe…

Texas Hold’Em Poker

texas-hold-em

Pleaseeee, anyone tell me where I can find a set of Texas Hold’em Poker game. Of course,,, maksud gw adalah dimana gw bisa beli mainan ini di Indonesia, tepatnya di Jakarta or Bandung… Please, please, please, pleaseeee….

Whisper

whisper-poster-1

Film ini berkisah ttg seorang anak kecil yang diculik oleh sekawanan 4 orang demi mendapat tebusan sejumlah besar uang. Namun, ada yg aneh. Serangkaian kejadian aneh nan mengerikan terjadi di sekitar kawanan penculik itu semenjak mereka berhasil menculik anak tersebut. Ternyata si anak aneh ini memiliki kemampuan untuk memberi bisikan-bisikan jahat kepada setiap orang yg ia mau dan membuat orang-orang tersebut percaya akan perkataannya sehingga melakukan sesuai dgn bisikan-bisikannya tersebut.

Nilai plus pada film ini, menurut gw, yaitu : efeknya yg menegangkan berhasil membuat kita juga turut tegang, dan akting si anak lelaki sangat bagus dgn ekspresi yg sangat mendukung. Overall, from my opinion, I will rate this movie 7.5/10 deh, hehe…