Tidur

Baru-baru ini, gw bilang kepada seseorang, bahwa tidur adalah obat segala. Beberapa contohnya nih…

– Kalau sakit kepala, tidur aja, biasanya abis tidur sakit kepalanya hilang.
– Kalau sakit perut, terutama sakit perutnya wanita di hari H, ga perlu minum obat2 yg saat ini diwanti2 berbahaya bagi tubuh. Cukup paksain diri untuk tidur, abis tidur sakit perutnya secara ajaib hilang.
– Kalau lapar dan lagi gak ada makanan di kamar or di rumah? Tidurlah. Rasa lapar jadi tidak terasa.
– Kalau lagi bete n bad mood, gw juga biasanya tidur, biar semua rasa kesal di hati langsung menguap hilang.
– Kalau lagi capek or badan pegal2, tidurlah. Bangun tidur, rasa lelah itu hilang dan badan juga segar.
– Kalau lagi stress, pikiran juga merasa buntu, tidurlah. It really works! Pernah gw merasa stress, buntu, ga bisa mikir seharian, sampai saatnya gw tidur di malam hari. Lalu paginya, ketika bangun, gw bisa berpikir kembali dan memperoleh jalan keluar atas masalah yang gw hadapi di hari sebelumnya.

Dan tentu saja, jika kita sakit, hampir setiap obat memiliki efek samping mengantuk. Itu agar kita bisa tidur lebih mudah, karena memang penyakitnya tidak akan cepat sembuh apabila kita kurang istirahat. Tapi, biarpun tidur itu obat segala, bukan berarti makin banyak waktu tidur makin bagus. Segala sesuatu yg berlebihan tidak pernah ada yang bagus. Maka, tidurlah secukupnya, maksimal 8 jam sehari, supaya 16 jam sisanya bisa kita manfaatkan untuk waktu yang produktif 🙂

Advertisements

Foto Keluarga

Aha! Akhirnya, foto keluarga juga! Hahaha… Sebenernya satu keluarga 5 orang, tp ada plus one, suaminya si kakak, hehehe.. Sooo here is my familiy, not too big and not too small… 🙂

Rachman's Family

OUTLIERS

Outliers. Apa itu outliers? Menurut Malcolm Gladwell, penulis buku ini, outliers adalah orang-orang yang pencapaian kesuksesannya di luar jangkauan normal, mengikuti logika yang aneh dan tak terduga. Nah, Malcolm Gladwell mengungkapkan apa yg melatarbelakangi kesuksesan para outliers itu. Mulai dari Bill Gates hingga The Beatles. Banyak dari kita percaya bahwa kesuksesan mereka diraih dengan cara pure bakat individu dan kerja keras. Well, ternyata ada faktor lain yang lebih mendukung dan jika faktor ini tidak ada, meski ada bakat dan kerja keras, kesuksesan tidak akan diraih. Apa itu? Faktor tersebut adalah lingkungan dan kesempatan.

Bill Gates adalah salah satu contoh outlier. Dia tidak akan menjadi sukses seperti saat ini jika tidak dilahirkan di lingkungan keluarga yang kaya yang mampu membiayai ia untuk sekolah di Lakeside. Ia juga tidak akan sesukses sekarang jika tidak dilahirkan pada tahun 1955. Lingkungan yang mendukung, kesempatan2 yang ia peroleh, serta latihan minimal sebanyak 10.000 jam, membuat ia sukses seperti saat ini. Malcolm Gladwell dengan apik mengungkapkan fakta-fakta dalam bentuk angka, membanding2kan serta melihat kesamaan2 unik antara outlier yang satu dengan outlier yang lainnya. Kenyataan yang tersembunyi di balik kesuksesan mereka bisa membuat kita semua tercengang.

Selain itu, Malcolm Gladwell juga mengungkapkan betapa warisan budaya suatu negara bisa sangat mempengaruhi kesuksesan warga yang tinggal di negara itu. Kenapa bangsa Asia sangat pintar dalam matematika? Ternyata karena sejak jaman dahulu, bangsa Asia mayoritas adalah para petani padi. Apa hubungannya antara bertani padi dan pintar matematika? Jawabannya bisa Anda peroleh di buku ini. Lalu, kenapa dahulu pesawat-pesawat terbang yang diterbangkan oleh pilot2 Korea sering mengalami kecelakaan? Percaya atau tidak percaya, hal tersebut disebabkan oleh kebudayaan bangsa Korea yang sangat melekat di tiap diri pribadi orang Korea.

Macam2 kesempatan yang diraih oleh orang-orang seperti Bill Gates, bagaimana orang Asia bisa sangat pintar di Matematika dan tidak pantang menyerah, bagaimana imigran Yahudi bisa meraih kesuksesan di Amerika, bagaimana Korean Air bisa mengurangi tingkat kecelakaan pesawat secara drastis, semua itu bisa kita ketahui dari buku OUTLIERS ini. Dunia para outliers – budaya, generasi, dan sejarah keluarga – memberikan berbagai kesempatan yang paling hebat kepada mereka. Saya sangat anjurkan semua orang untuk membaca buku ini 🙂

Be Nice, Be Lucky

WHAT is the picture above? Hmm.. let’s see… As you can see, there is a triangle, or we usually call it as a pyramid. Di paling bawah piramida, ada orang bodoh. Siapa yg bisa ngalahin orang bodoh? Ya orang pintar lah.. Nah, orang pintar bisa dikalahin ama siapa? Sama orang licik! Trus, orang licik bisa dikalahin lagi ama siapa? Sama orang beruntung, ternyata. Lalu, siapa yg bisa mengalahkan orang beruntung? Tidak ada. Tidak ada yg bisa mengalahkan orang beruntung.

Orang bisa belajar supaya jadi pintar. Orang juga bisa belajar supaya jadi orang licik. Nah, supaya bisa jadi orang beruntung, gimana cara? Caranya adalah dengan menjadi orang baik. Jadilah orang baik, kepada siapapun, setiap saat. Insya Allah, keberuntungan akan selalu berpihak kepada kita. Insya Allah, Allah akan selalu mempermudah jalan kita. I do believe that. Be nice to everyone, and you’ll never know what you’ll get in return…. 🙂

GRADUATION DAY

This isn’t goodbye.
This is a start.
I’m gonna miss you definitely.
But I’ll always be there for you anytime you need me.
Please, don’t EVER hesitate to call me, anytime.
I love all of you… each of you…
All of the memories of our togetherness will always be kept in my heart.
When I open my heart to see the images of us, I’ll smile.
Thank you for being my friends.
Thank you for accepting me for who I am.
Happy graduation day for all of us….

WHEN I’M GONE
by : Randy Newman

The time for us to say goodbye is near
The day I hoped would never come is here
Though many hearts are broken we must somehow carry on
Cause I think you’re gonna miss me when I’m gone

I thought my life was over when we met
So little to remember, so much to forget
Though it was you who saw me through the darkness to the dawn
[ Find more Lyrics on http://mp3lyrics.org/tZK9 ]
Still I think you’re gonna miss me when I’m gone

I’m a modest man
And it hurts me to say these things to you
After all we’ve been through it’s the least that I can do
So instead of just goodbye I’ll say so long
And as for the light by which you see me leave it on
I’m a better man than I was before
knowing you has made me strong
and I sure am going to miss you when I’m gone
Yes I sure am going to miss you when I’m gone

Dead Bodies on TV

I found an interesting fact last night in my class. My native teacher, orginally from Australia, said that Australian Television Stations are not allowed to show DEAD BODIES to the audiences. So, you won’t see dead bodies, not even blurred image, on your TV screen there. There’s a specific law about this issue, too. I asked my teacher why and he said that because it’s not proper to show people the condition of dead people. So, he was surprised when he saw dead bodies are shown on Indonesia televisions. Instead, it’s a usual thing to see nudity on Australian televisions, while you won’t find it here, on our televisions, hahahahha….

New Class

Today, I started my new english conversation class. I took conversation class, taught by a native speaker named Rod, in an institution called Adventist English Conversation School (AECS). I’ve been in Bandung for 4 years and more, but I just knew today that this school is located in Jl. Cikapayang, hahahaa…. I even just heard the name of the school.

I only need to pay IDR 475,000 for a month (I do only want to get a month class). It’s cheap enough. The class will be held 4 times a week (Monday-Thursday), one and a half hour each session. Since I couldn’t attend the morning class today, so I attended evening class (6-7.30 pm). I thought there would be only me and my friend in tonight’s class, but it turned out there were seven students today with various ages and backgrounds. Among those seven students, I’m neither the oldest nor the youngest,, hahaha, thanx God (since I feel kinda getting ooollllddd).

I think joining this class will be a good and productive activity in spending my spare time since I don’t have any academic activities (besides finishing my journal which haven’t been finished until NOW). And you know, lately my days are filled with jobseeking activities. I am currently in a recruitment process of a company which has spent three days in a row for many kinds of tests. Wish me luck on this one, OK? ;D

And about the teacher, Rod, I like him. He is nice and cheerful. He said that he just married a Batak woman two weeks ago and has travelled around 21 countries in the world, wow…. It’s amazing, among all countries he has ever been, he chose to married an Indonesian woman… (so, I have a good chance to marry ‘bule’, right?? hwahahaha).

Well, I actually want to post something about my last trip to Jogja, but I don’t have time for now (gaya benerrrr… hahahah). It’s still in my draft, just wait for it… heheheh…