13 Facts About Samarinda

1. Also known as “Kota Tepian”, karena pusat kota Samarinda itu berada di tepian sungai Mahakam. Ada 2 jembatan yg membentang sungai Mahakam di pusat kota Samarinda, yaitu jembatan Mahakam & jembatan Mahulu. Kalo ngeliat betapa lebarnya sungai Mahakam, orang akan nyangka itu adalah selat, bukan pulau, ehehehe…

2. Kalau di Jakarta, kita biasa nyebut KWK or Mikrolet. Di Bandung dan kota2 lain di Jawa kita biasa mengenal angkot. Tapi, kalau di Samarinda, angkot biasa dikenal dengan sebutan TAKSI. Sementara taksi yang menggunakan argo, disini disebut dengan TAKSI ARGO.

3. Taksi argo di Samarinda baru ada mulai tahun ini, kalo gak salah. Itupun baru ada 5 unit se-Samarinda!!! Jeng jeng jeng!!! Tentu mana ada orang percaya bahwa di ibukota propinsi di Samarinda, taksi argo cuma ada 5 biji???

4. Taksi alias angkot di Samarinda tidak memiliki trayek khusus yang fix. Walaupun ada default trayeknya, tapi kalo mo request ke suatu tujuan yang sebernya tidak dalam trayek default itu, itu bisa aja. Aneh kan?

5. Pagi hari, sekitar jam 6-7 pagi, Samarinda berkabut. Padahal Samarinda bukan di pegunungan, tapi di perbukitan. Samarinda bukan seperti kota Bandung atau Bogor yg termasuk wilayah dingin. Jadii,, sampai sekarang, gw jg belom bisa menjelaskan fenomena aneh ini. Kenapa di daerah Samarinda seperti ini bisa berkabut di pagi hari? Someone said to me bahwa kalau pagi2 Samarinda berkabut, itu artinya siang harinya Samarinda akan panas terik. Hahahahaha,, fenomena yang unik bukan?

6. Samarinda tidak memiliki musim yang jelas. Bisa saja dalam satu hari, terjadi hujan ribut deras banget, lalu menit berikutnya tiba2 panas terik. Kalau masalah panas, bisa ngalahin priok panasnya…

7. Tingkat kriminalitas di Samarinda sangat rendah. Bahkan salah satu foreman di perusahaan tempat saya bekerja mengatakan bahwa hampir tidak pernah ada (well, dy malah bilang “tidak pernah”, bukan “hampir tidak pernah”, cuma gw kan jg gak seyakin itu, hehehe) tindak kejahatan. Woowww…

8. Kalau menginjakkan kaki di Samarinda, coba tanya ke orang asli Samarinda “apa masakan khas Samarinda?”. Mostly akan menjawab “nasi kuning”. Dan mungkin mostly yg mendengarnya akan bereaksi “hah???”

9. Semua martabak yang dijual di Samarinda bernama “martabak terang bulan”. Hahahaha,, well, gak tau semuanya or enggak sih,, tapi hampir semua penjual martabak yg gw lewati sepanjang jalan pasti bertuliskan “Martabak Terang Bulan”.

10. Kata orang Samarinda, kalau minum air dari sungai Mahakam, pasti suatu saat orang tersebut akan kembali ke Samarinda. Well, let’s see aja nanti ya… Ehehehe,,

11. Menu wajib orang Samarinda buka puasa adalah Mihun. Gak tau deh kenapa…

12. Makanan yang paling banyak ditemui di Samarinda adalah Soto Lamongan dan Nasi Pecel (ini sepengamatan mata saya selama 6 minggu ini).

13. Samarinda memiliki sebuah bangunan mesjid megah bernama Islamic Centre, yang katanya merupakan terbesar se-Asia Tenggara. I don’t know beneran or gak, blom tanya sama embah google juga. Tapi emang bangunannya bagus n gede banget. Next time I’ll picture it and post the picture in this blog.

Well,, I think there will be more unique facts about Samarinda. If so, I’ll continue the list in the next post.😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s