Image Alumni ITB…

For para alumni ITB, sering gak, ketika ditanya orang kuliah dimana dan kamu menjawab “ITB”, orang akan berespon seperti ini, “oh ITB? sayang banget kerja disini” atau “ngapain kerja disini?“. Bahkan gw pernah mengalami percakapan konyol dengan salah satu supervisor di perusahaan tempat gw bernaung selama 6 bulan lebih seperti ini:

Supv : kamu dari ITB gimana ceritanya bisa masuk kesini?
Me : ya kan ni perusahaan buka lowongan di kampus saya pak. Ya saya daftar lah.
Supv : berapa orang yang ikut tes nya?
Me : hmm,, banyak, lumayan..
Supv : maksud aku, yang anak ITB-nya…
Me : hmmmm…. (mencoba menghitung, sebenernya hampir semua saat itu peserta anak ITB, meskipun ada juga non-ITB seperti UnHas, tp gw sangat payah dalam mereka2 jumlah peserta saat itu)
Supv : (langsung nembak) jangan2 kamu doang ya yg dari ITB?
Me : (LOL) enggak kok, ada banyak… nih aku seangkatan ada 3 S1 ITB plus satu orang S2 ITB.

Yak, that’s the fact. Image alumni ITB adalah orang yang kerja di perusahaan asing bonafit seperti oil & gas company. Ada satu lagi image alumni ITB yg sudah melekat di banyak perusahaan. “Biasanya ITB ini sering pindah2 atau keluar nih“. Nah, itu dia, alumni ITB sudah terkenal dengan ke-kutu-loncat-annya. Gw sebagai salah satu alumni ITB, merasa capek mendengar komentar2 seperti itu setiap kali ditanya dan menyebutkan asal kuliah. Reaksi gw adalah tentu tertawa aja. Emang lucu kok. Lucu kenapa orang2 non-ITB berpikiran seperti itu. Tidak semua fresh graduate ITB bisa langsung tembus O&G company. Tidak semua alumni ITB itu kutu loncatan. Gw adalah salah satu yg tidak bisa langsung tembus O&G company dan gw merasa jadi kutu loncat itu gak enak. Gw adalah orang yg jika sudah berada di zona nyaman gw, seberapapun besarnya gaji, lebih baik memilih tetap tinggal daripada capek2 nyari2 perusahaan yg berani kasih gaji lebih tinggi. Kecuali gw sudah merasa tidak nyaman, merasa tidak memiliki passion disini, baru gw akan memikirkan untuk pindah. Hmm,, tapi apakah para kutu loncat itu juga merasa bahwa mereka baru bisa berada di zona nyaman ketika mereka bisa memperoleh gaji yang lebih besar ya? Entahlah, zona nyaman di setiap orang berbeda-beda.

Nah, kalo soal image alumni ITB itu bekerja di perusahaan2 asing yg bonafit? Hmm,, gak bisa dipungkiri, pikiran utk bekerja di O&G company masih ada di benak gw. Karena dari awal, mungkin dari gw masih usia sangat belia (hahah), gw amat sangat berminat utk bekerja di salah satu perusahaan minyak tempat bokap gw kerja sebelum pensiun. I always imagine working there since I know all the good things if I work there. But too bad, gw udah nyoba 2 kali mendaftar salah satu programnya, by internet, and failed di tahap administrasi. Entah ada kesalahan apa yg gw buat saat mendaftar administrasi itu (damn internet recruitment system!). Sampai pada akhirnya gw masuk di perusahaan ini and accepted the offer walaupun hati masih super penasaran dengan perusahaan idaman gw. Yah,, kalo sekarang sih prinsip gw, jalanin aja dulu. Wajar kalau sekarang2 ini merasa tidak begitu nyaman & tdk jelas karena masih dalam program MT setahun ini. We’ll see ketika gw sudah ditempatkan dan jadi karyawan tetap 6 bulan kurang lagi (insya Allah kalau lulus, amiiin…), apakah gw bisa nyaman dan berkembang di perusahaan ini? Jika ya, then I’ll stay. Tapi kalau gw merasa tidak nyaman, tidak bersemangat, dan tidak merasa bisa berkembang disini, sorry to say (mengikuti gaya khas salah satu mentor kami, heheh), gw terpaksa harus menyebar CV lagi ke tempat lain.

Yang jelas, apapun yg terjadi, sampai sekarang maupun pada nantinya, gw gak akan menyesali pilihan gw utk menerima offer di perusahaan ini. Karena, meskipun perusahaan ini masih memiliki banyak kekurangan, masih perlu banyak pembenahan, this company is a very great place to learn. You’ll get many valuable knowledges here, baik dari segi bisnis maupun dari segi personal seperti pengembangan diri dan leadership. This company is also owned by a very great man, seorang bangsa Indonesia asli yg saya banggakan, yang patut menjadi panutan setiap orang karena tujuan mulianya, kepemimpinannya, dan kerendahan hatinya. Bahkan banyak orang yg berkata seperti ini, termasuk salah satu mentor project gw, “kamu kalau ingin cari kerja di tempat lain, begitu perusahaan itu tau kamu lulusan perusahaan ini, kamu akan bernilai tinggi di mata mereka“. Ya, semoga saja gw bisa mendapatkan pekerjaan yang terbaik dan tercocok buat gw.

I just believe that this is my way. Ini lah jalan gw. Jalan yang sudah dirancang sedemikian rupa oleh Allah utk gw. I believe that this way will lead me to the best place for me.

2 thoughts on “Image Alumni ITB…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s