One done and four to go

Fiuuuhh,, akhirnya… Ada juga novel yang beres gw baca. Emang ya, setaun ini, semenjak memiliki titel sebagai Management Trainee, kayanya ga ada napsu buat nyelesain novel. Padahal mah, ada total 5 novel/buku yang gw beli dalam setahun hanya untuk dibaca sekian lembar terus disimpen gitu ajah. Nah, novel terakhir yang baru gw beli seminggu lalu justru yang paling duluan gw selesain dibanding 4 bacaan lainnya. Tidak seperti Hanifah yang dulu, yang pantang menutup buku jika belum selesai dibaca.

Well, novel yang akhirnya gw tamatin ini merupakan novel yang gw beli karena rasa penasaran dan juga karena gw kenal dengan penulisnya. I know the author from a SIAWARE training which was held 2.5 years ago in Bandung. We had the same training and we had spent pretty much time together with other training members even after the training done. Kami seringkali berkumpul dan mengadakan rapat di rumahnya yang tidak jauh dari kampus, dan juga kami pernah mengadakan surprise party saat ultah dia. Dia adalah tipe orang yg sangat sangat supel hingga memiliki banyak sekali teman dekat. And also, she is one of the most energetic and cheerful girls i’ve ever known that you wouldn’t believe that actually she has a cancer disease. I was so surprised when somebody told me that she had a cancer. Bukan sembarang jenis kanker, kanker yang dia alami adalah kanker darah, alias leukimia, penyakit yang sangat dekat dgn yg namanya kematian. Ya, memang kalau melihat tubuhnya yg saat itu terlihat kurus kecil, you’ll maybe believe that she was sick. Taaapi, coba lihat cara dia tereak2 nyaring, ketawa2 ala cemprengnya, dan juga ikut bikin kami di sekitarnya terpingkal-pingkal hingga sakit perut, you wouldn’t ever believe that she was sick. Since she never told me that she had cancer, gw ga pernah membahas2 sakitnya jika ada dia. Gw memperlakukan dia sebagai orang yg 100% sehat. Dan saat itu gw bener2 ga percaya bahwa orang seperti dia akan hidup dgn usia pendek. And my thought is true! Last time I saw her…. err, well I can’t remember when. Yang jelas beberapa bulan sebelum gw lulus. Tapi terakhir gw chat dengan dia adalah kira2 setaun yg lalu, ketika gw nge-add pin BBM dia. Kami hanya sebatas bertukar informasi, dan saat itu dia bilang dia sudah lulus dan bekerja di salah satu perusahaan pabrik kecap. Through her profile picture, I can see that she was much healthier and I’m glad seeing it.

Dan sekarang, beberapa minggu lalu, tiba2 ada yg bercerita bahwa dia sudah menerbitkan sebuah buku yg bercerita ttg perjuangannya melawan penyakit kanker dan kayaknya saat ini dy sudah tidak lagi bekerja, melainkan buka usaha restoran. Yah, pas dulu masih kuliah, dia juga pernah buka usaha distro gitu sih, bersama temen2nya di Bandung. It seems that she is very healthy and enjoying her business very much. Semoga aja bisa ketemu tuh anak lagi, ketawa-ketawa bego sama anak2 siaware lagi seperti jaman dulu.

Nah, soal novelnya, menurut gw gak akan percuma beli dan baca. Karena gw udah mengenal cablaknya si penulis, I know she will write good. Dan yep, i totally like her writing style. Well, Chie, you’ve done really great with your disease, your life, and your book. Hope to see you again. One novel done, 4 novels to go, yay!!!

Nih, kalo mau baca nih….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s